Tekstur kulit yang tidak rata sering membuat pori-pori terlihat lebih jelas. Oleh karena itu, menjaga tekstur kulit tetap halus menjadi langkah penting dalam menyamarkan tampilan pori. Banyak faktor yang dapat menyebabkan tekstur kulit menjadi kasar, seperti kurangnya eksfoliasi, dehidrasi, dan paparan polusi.
Eksfoliasi ringan dua sampai tiga kali seminggu dapat membantu mengangkat sel kulit mati yang menumpuk. AHA seperti glycolic acid membantu meratakan permukaan kulit dan membuatnya lebih halus. Sementara itu, BHA seperti salicylic acid membantu membersihkan pori secara menyeluruh sehingga pori tampak lebih kecil.
Selain eksfoliasi, hidrasi juga sangat berpengaruh pada tekstur kulit. Ketika kulit terhidrasi dengan baik, permukaan kulit menjadi lebih lembut, kenyal, dan tidak mudah terlihat pori-porinya. Bahan seperti hyaluronic acid dan panthenol membantu menjaga kelembapan sekaligus menenangkan kulit.
Pemakaian sunscreen setiap hari juga tidak kalah penting. Paparan sinar matahari dapat merusak kolagen dan membuat pori tampak lebih besar. Dengan melindungi kulit dari UV, kulit tetap elastis dan teksturnya lebih terjaga.
Dengan perawatan yang konsisten, tekstur kulit dapat terlihat lebih halus, lebih cerah, dan pori-pori tampak lebih kecil. Rutinitas sederhana ini sangat efektif untuk menjaga kulit tetap sehat dan terawat.
